Qalqilya – Infopalestina: Sekelompok orang bersenjata api pada hari Minggu malam (7/2) menembaki kantor anggota dewan legislatif gerakan Islam Emad Nofal di Qalqilya. Ini merupakan bagian dari kampanye intimidasi, mempersempit dan provokasi sistematis terhadap anggota dewan dari gerakan Islam di Tepi Barat.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa penembakan ini merupakan sebuah pesan yang dialamatkan kepada anggota dewan Imad Nofal. Untuk memberi peringatan kepada anggota dewan di Tepi Barat agar tidak berkomunikasi dengan publik atau terlibat dalam kegiatan apa pun, atau campur tangan dalam setiap isu yang menyangkut kepentingan warga, atau untuk mengekspresikan sikap politik.
Penembakan ini tidak mungkin terjadi kecuali atas sepengetahun dari gerakan Fatah dan dinas keamanannya yang selalu melakukan patroli malam hari di kota. Terutama di sana ada kasus-kasus sebelumnya berupa penyerangan terhadap para anggota dewan melakukan serangan tembakan seperti yang terjadi di Jenin dan Salfit, atau penculikan istri-istri mereka, seperti yang terjadi di Jericho, atau penculikan anak-anak mereka seperti yang terjadi di Nablus dan Hebron.
Mengenai detail peristiwa, para saksi mata mengatakan bahwa orang-orang bersenjata keluar dari sebuah mobil kecil selepas tengah malam. Mereka menembak langsung ke kantor yang terletak di kota tengah Qalqilya menghadap Arab Bank. Mereka langsung melarikan diri setelah beberapa menit penyerangan.
Emad Nofal dalam pernyataan pers pagi ini kantornya mengecam penembakan yang terjadi di tengah-tengah upaya memecahkan kebekuan antara gerakan Hamas dan Fatah, melalui kunjungan yang dilakukan anggota komite sentra Fatah Nabil Shaath ke Gaza dan pembicaraan mengenai langkah-langkah membangun kepercayaan antara dua belah pihak.
Nofal menuduh orang yang melakukan aksi ini berusaha untuk merusak iklim positif yang telah dibahas dalam beberapa hari terakhir. Nofal menilai tindakan ini hanya menguntungkan musuh-musuh rakyat Palestina di saat pandangan rakyat Palestina tertuju ke arah rekonsiliasi nasional dan mengakhiri perpecahan. (asw)
|